Selasa, 30 Agustus 2022

Biseksual


Biseksual
Oleh Abdul Haris Booegies


     Pada awal Agustus 2022, istilah biseksual sempat mencuat.  Ini terkait dugaan seorang jenderal yang mengidap biseksual.
     Saya pertama kali menyimak terminologi ini di ujung abad 20.  Di sebuah tabloid, John Travolta diisukan biseksual.  15 tahun berselang pada pertengahan 2010, Robert Randolph menuding aktor Hollywood tersebut pernah berhubungan intim dengan minimal enam laki-laki.
     Pada Februari 2016, Indonesia geger bertalu-talu gara-gara skandal cabul SJ.  Pedangdut ini melakukan pelecehan seksual terhadap seorang remaja.  Komisi Perlindungan Anak Indonesia mensinyalir jika SJ positif berorientasi homoseksual.  Bahkan, ditengarai berjiwa pedofilia.  Ia pelaku objek seksual terhadap lelaki muda alias berondong.
     Guru Besar Psikologi Universitas Indonesia, Prof Dr Sarlito Wirawan menilai SJ bukan gay dan pedofilia.  Ia memiliki kecenderungan biseksual.
     Kalau memandang remaja keren, biseksual langsung bergairah.  Soalnya, berondong memang enak, legit serta bertenaga unlimited.  Biseksual pun terpekik seraya mendesis: "Ai dooh, life" (aduh, ereksi).
     Biseksual tergolong dahsyat.  Tidak ada lawan jenis, maka, sejenis pun diembat.  Singkat kata, tak ada rotan, akar pun jadi.
     Kawanan biseksual merupakan minoritas dalam komunitas gay dan lesbian.  Kendati sedikit, namun, eksistensinya menimbulkan waswas di tengah masyarakat.  Orangtua khawatir anak-anak mereka terpengaruh gaya pergaulan negatif, konsumtif serta sekuler.

Misil Langit
     Homoseksual bersama turunannya sebangsa lesbian, biseksual, transgender, queer, questioning, intersex, allies, asexual dan pansexual (LBTQQIAAP), berawal di negeri tempat Nabi Luth berdakwah.
     Al-Qur'an serta Hadis tidak memuat nama Sodom dan Gomorah.  Nama Sodom serta Gomorah bersumber dari Bibel yang menyasar ke literatur Muslim.  Saya menggunakan Dar al-Liwath (Anal City) untuk polis atau negara-kota (the city-state) kaum Nabi Luth.  Polis ini berlokasi di sepanjang Timur Laut distrik Laut Mati yang kini terbentang dari Palestina sampai Yordania.  Ibu kota Dar al-Liwath terletak di Utara kawasan Laut Mati.
     Penduduk Dar al-Liwath ditaksir berjumlah 8.000 jiwa.  Mereka hidup makmur.  Berdasarkan tesis Steven Collins, ilmuwan Amerika Serikat, Dar al-Liwath merupakan pusat perdagangan.  Polis ini dikelilingi tembok pertahanan dari bata merah setebal tujuh meter dengan tinggi 10 meter.  Ada gerbang, menara pengawas dan sebuah bulevar yang membelah kota.
     Alkisah di suatu hari, sekelompok pria saling bercengkerama.  Mereka lantas bercanda bagaimana bila saling memadu cinta sebagaimana hubungan suami-istri.  Senda-gurau pun direspons.  Mendadak, perilaku sungsang ini membahana.  Menjalar bak arus listrik sebagai gaya hidup baru di Dar al-Liwath.  Sekonyong-konyong, tiap RT punya klub gay.
     Risalah Nabi Luth ditinggalkan.  Manuskrip profetiknya jadi bahan tertawaan.  Dakwah Nabi Luth makin terjal akibat istrinya berada di barisan homoseksual.  Perempuan rombeng itu menjadi simpatisan fanatik hak-hak gerakan gay demi kepuasan hidup.
     Di suatu subuh yang dingin, Dar al-Liwath dibanting sampai porak-poranda.  Belum hilang keterkejutan para gay yang sedang terlelap, sontak langit bergemuruh-riuh.  Gempuran ofensif dengan sandi Shocked Quartz kemudian membinasakan seluruh homoseksual.
     Serangan kosmik tersebut menghamburkan silika maupun logam cair.  Ada malahan bola batu kecil yang mirip rudal untuk menyambar sasaran.  Di tiap bola itu, tertulis nama seorang warga Anal City lengkap dengan suhu tubuh.  Energi radar pada bola lalu mencari suhu tubuh gay bersangkutan.  Setelah target terkunci, sistem pemandu pun mengarahkan misil untuk merajam pedosa.  Ini dituangkan secara jeli dalam al-Qur'an.  "Kami menghujani secara bertubi-tubi.  Dengan batu dari tanah liat terbakar.  Batu tersebut diberi tanda oleh Allah" (Hud: 82-83).
     Serbuan petaka di Dar al-Liwath diperkirakan seribu kali kekuatan bom atom di Hiroshima.  Di Tall-el-Hammam yang diyakini Dar al-Liwath, bercecer lelehan objek semacam tanah liat, perak serta emas.  Bahkan, terdapat tembikar meleleh menjadi kaca.  "Suhunya melebihi 2.000 derajat Celsius", tutur profesor James Kennett.
     Dar al-Liwat dihancurkan menjelang akhir Zaman Perunggu pada tarikh 1.200 sebelum Masehi.  Area ini pun berubah gurun tak berpenghuni selama tujuh abad.

Penis Patah
     Dewasa ini, terpampang gelombang baru dukungan terhadap homoseksual.  Masyarakat sengaja dibingungkan oleh pengertian gender dan jenis kelamin.  Dalam KBBI, gender bermakna jenis kelamin.  Aktivis LGBTQQIAAP memiliki visi berbeda.  Gender ialah identitas sosial tanpa memperhitungkan jenis kelamin.  Sedangkan jenis kelamin yakni ciri biologis berupa laki-laki atau wanita.
     Untuk menambah efek tekanan terhadap pengakuan homoseksual, maka, disebar pandangan psikologi.  Analisisnya menjabarkan bahwa homoseksual bukan kelainan kejiwaan serta gangguan kepribadian.
     Teori ini dibungkus aneka label yang memusingkan awam.  Pakar menganggap bahwa homoseksual bukan gangguan psikologis.  Pasalnya, tidak ada distress (penderitaan) dan disability (cacat).  Selain itu, homoseksual dipengaruhi hipotalamus di bagian otak.  Muncul pula glosarium ego-dystonic homosexuality.  Ini model gay yang merasa tak nyaman dengan orientasi seksualnya.
     Pihak cendekiawan pun terus mencari justifikasi untuk membenarkan tabiat homoseksual.  Mereka mengampanyekan konsep baru atas nama hak asasi manusia (HAM).  Sintesis pun timbul bahwa homoseksual bukan sodomi yang diistilahkan liwath dalam al-Qur'an.  Sodomi yaitu penetrasi kelamin lelaki ke lubang pantat pasangannya yang juga pria.  Ikhtisar mereka menegaskan jika homoseksual sekedar orientasi seksual kepada sejenis, bukan aksi.
     Kalau homoseksual bukan penyakit, mengapa ia cenderung ke sesama jenis.  Sudah salah pasangan, keliru pula sasaran tembaknya.  Sebab, kelaminnya membobol anus, saluran tai.
     Bila homoseksual sekedar orientasi, berarti tidak ada interaksi berupa sentuhan.  Sebagai umpama, pasangan normal menikah, laki-laki dengan perempuan.  Keduanya tentu punya orientasi tentang seks.  Orientasi tersebut lantas dikonversi dengan sanggama.  Ihwal serupa terjadi pada homoseksual.  Pasangan ini pasti melakukan sodomi.  Mustahil cuma orientasi berupa fantasi.  Mereka juga muskil jika hanya main anggar di atas ranjang.  Bisa-bisa perkakas kejantanan patah.  Membenturkan penis dapat mengoyak corpus cavernosa.  Akibatnya, Mr P bisa patah.  Hingga, mengalami kondisi eggplant deformity, tampak ungu serta bengkak.  Masturbasi agresif saja dapat membuat patah penis.  Apalagi ini main belati tumpul, saling membentur-benturkan.  Sakitnya itu!

Beol di Celana
     Mengapa Allah melaknat homoseksual?  Musababnya, ordo ini mengingkari prokreasi.  Dalam kalkulasi saya, kalau semua populasi Bumi menjelma homoseksual, maka, spesies manusia niscaya musnah kurang dari 50 tahun.  Ini lantaran tak ada kelahiran sekaligus serbuan wabah.
     Dari tahun ke tahun, jumlah manusia susut.  Di samping itu, homoseksual terkena berbagai penyakit.  Deviasi tersebut antara lain inkontinensia alvi atau tidak kuasa mengontrol frekuensi buang air besar.  Anus robek (fisura anal), kutil dubur dan iritasi usus besar.  Perdarahan pada anus serta otot anus melunak.  Bila anus tak kenyal, maka, penderita gampang berak di celana (encopresis).  Paling mengerikan adalah kanker anus.
     Homoseksual enteng diterjang proctitis (radang lubang anus).  Ini bisa mengundang infeksi bakteri seperti chlamydia, gonore, sifilis serta shigelosisProctitis terkait pula dengan penyakit HIV dan hepatitis B.  Pokoknya, segenap variasi penyakit kelamin tersedia berkat sodomi!
     Ragam penyakit akibat sodomi, justru dipandang basa-basi konyol oleh bani LGBTQQIAAP.  Mereka mengolok-olok pesan-pesan profetik sebagaimana dulu puak Dar al-Liwath menertawakan Nabi Luth.
     "Datangkan kepada kami azab Allah!  Jika betul kamu orang benar" (al-Ankabut: 29).
     "Tunggulah!  Kami juga menunggu seperti kamu!" (at-Taubah: 52).


Kamis, 25 Agustus 2022

Saga Kirana

 

Saga Kirana
Oleh Abdul Haris Booegies


     Dari 114 bab dalam al-Qur'an, termaktub kalau Surah Yusuf sebagai representasi paling elok.  Seluruh ayatnya menjadi untaian saga kirana, hikayat nan cemerlang.
     Selama menggeluti beratus kali Surah Yusuf serta al-Kahfi, saya menemukan dua bentuk pengertian "lupa".  Pada ayat ke-45 Surah Yusuf, tersua seorang mantan narapidana yang mengalami amnesia retrograde, kehilangan memori tentang masa silam.  "Ia teringat kepada Nabi Yusuf sesudah lupa beberapa tahun lamanya".
     Pada ayat ke-63 al-Kahfi, jongos Nabi Musa mengalami transient global amnesia.  Ia hilang ingatan atas kejadian yang baru dialami.  "Saya lupa memberitahumu mengenai ikan aneh tersebut".
     Dalam Surah Yusuf, kita disuguhi sketsa bila 11 putra Nabi Ya'qub tak mengenal Nabi Yusuf, Menteri Logistik.  Segelintir mufasir berpendapat jika itu perkara wajar.  Musababnya, mereka terpisah sejak kecil.  Tentu roman dan suara Yusuf Alaihissalam tidak bisa lagi diidentifikasi.
     Tengara ahli tafsir jelas galat.  Buktinya, Nabi Yusuf mampu mengenal semua saudaranya yang tampak kampungan sedang antre di gudang gandum.
     Saya menduga, Nabi Yusuf tak terdeteksi oleh 11 saudaranya karena ia memakai secarik kain untuk menutup muka.  Ini masuk akal.  Pasalnya, Nabi Yusuf teramat tampan dengan fisik atletis.
     Tiap keluar istana untuk melakukan inspeksi, Nabi Yusuf senantiasa mengungkung wajah.  Ini diperbuat agar wanita tidak tergoda.  Perempuan yang menjadi induk semangnya saja tergiur ingin mencicipi kehangatan tubuhnya.  Apalagi cewek-cewek metropolis Mesir.
     Dalam deretan literatur karya sejarawan serta cendekiawan Muslim, tertera nama Zulaikha sebagai bini Potifar alias Qithfir.  Zulaikha bersama Potifar sesungguhnya bernuansa biblikal.  Nama Zulaikha tak ditemukan dalam Hadis.  Kasus yang sama terjadi pada Hawa, istri Nabi Adam.  Hawa atau Eva tidak tercantum dalam Hadis.  Saya lebih suka menyebut Nyonya Adam.  Ini untuk menghindari sekaligus mencampakkan gagasan Israiliyat dalam artikel ini.

Dwitunggal Mesir
     Dalam Surah Yusuf pada ayat 101, ternukil sabda Nabi Yusuf.  رَبِّ قَدۡ اٰتَيۡتَنِىۡ مِنَ الۡمُلۡكِ (Allah menganugerahkanku sebagian kekuasaan).  Saya menakwilkan "sebagian kekuasaan" dengan "wakil raja".
     Kala itu, raja bersama Nabi Yusuf merupakan dwitunggal Mesir.  Kedua tokoh saling melengkapi demi membangun keadilan maupun kemakmuran di Mesir.
     Mustahil "sebagian kekuasaan" bermakna Nabi Yusuf dinobatkan raja lain di area imperium Mesir.  Soalnya, tak ada dua pedang dalam satu selongsong.  Ibarat kata, muskil ada dua Matahari di Bumi.
     Pertanyaannya, mengapa Nabi Yusuf bukan raja.  Kenapa harus wakil raja.  Ini lantaran Nabi Yusuf bukan wangsa pemegang kekuasaan Mesir.  Ia bukan penduduk asli Mesir.  Nabi Yusuf berasal dari pedalaman terpencil bernama Kan'an di Palestina.
     Tatkala Nabi Yusuf menjadi wakil raja, terentang kalau Mesir kian gemilang.  Sebuah teritorial dengan anugerah alam dan keluhuran perilaku masyarakat.  Nabi Yusuf hampir saban hari berjumpa sang prabu baginda di keraton guna menggagas Mesir sebagai mandala dambaan manusia.
     Di Mesir kuno, istana raja dinamakan Fir'aun.  Menurut Zahi Hawass, istilah Fir'aun berasal dari morfem "baraa" yang berarti balairung.  Trah Nabi Ya'qub yang hijrah ke Mesir melafalkan sebagai "faro".  Sementara orang Arab mengucapkannya "farun" karena menunjukkan kata benda.  Penggunaan istilah Fir'aun serupa White House (Amerika Serikat), Nurul Iman (Brunei Darussalam), Kremlin (Rusia), Qasr al-Murabba (Arab Saudi). Christiansborg (Denmark) atau Buckingham Palace (Inggris).

Fir'aun Esa
     Setelah menembus sang waktu serta generasi, muncul seorang kaisar bernama Fir'aun.  Ini menjabarkan bahwa Fir'aun bukan gelar batara-batara Mesir.  Berbeda dengan sultan yang menjadi julukan para penguasa tertinggi negara Muslim.
     Dalam al-Qur'an, terukir 74 kali nama Fir'aun di 27 surah.  Saya meyakini 100 persen bila 74 nama Fir'aun dalam al-Qur'an merujuk ke satu orang!  Dalilnya, al-Qur'an tidak mungkin menstigmatisasi Fir'aun lain.  Dari dulu sampai sekarang, nama Fir'aun sarat aspek negatif.  Ia dideskripsikan angkuh dan kejam.  Fir'aun dipandang sosok megalomania yang berilusi menjadi tuhan.  اَنَا رَبُّكُمُ الۡاَعۡلٰى "Aku tuhanmu yang tertinggi" (an-Naziat: 24).
     Jika misalnya ada lebih dari satu Fir'aun, otomatis mereka pun tanpa disadari dilabeli sebagai figur kurang ajar.  Walau sebenarnya Fir'aun lain tersebut bertolak belakang perangainya dengan Fir'aun orisinal.  Begitu absurd kalau al-Quran tega mendiskreditkan Fir'aun lain.
     Sesudah menyimak total Surah Yusuf, ada sebersit gundah di kalbu.  Keistimewaan Surah Yusuf belum tampak tegas sebagai saga kirana.  Babadnya tampak biasa, kecuali surah ini menginformasikan secara solo perihal Yusuf Alaihissalam.
     Pada Rabu, 24 Agustus 2022, sedetik sebelum shalat Shubuh untuk melayang ke Arasy Rahman.  Terlintas dalam imajinasiku bahwa keindahan Surah Yusuf sesungguhnya berkenaan dengan monarki humanis-religius Mesir.  Bila misteri hieroglif di piramida tersingkap serta arkeolog mampu merekonstruksi Mesir di era Nabi Yusuf, niscaya terhampar kehebatan bentala antik itu di bidang politik, militer, ekonomi, sosial, hukum, budaya, arsitektur dan pertanian.
     Enigma Mesir purba bakal tersibak di masa depan oleh manusia milenium digital.  Kelak, terhampar fakta bahwa kehidupan di Mesir bahari sangat sistematis, ritmis.  Ini berkat ikhtiar Nabi Yusuf.
     Himpunan firman Allah dalam al-Qur'an, tak terhapus di Bumi menjelang Kiamat sebelum rangkaian teka-tekinya terungkap terang-benderang.


Jumat, 19 Agustus 2022

Hadis Saintifik


Hadis Saintifik
Oleh Abdul Haris Booegies


     Hadis merupakan ucapan, perbuatan dan ketetapan Maharasul Muhammad.  Hadis bermaksud melaporkan pernyataan dan perilaku Sang Nabi kepada manusia.  Ada ribuan Hadis ternukil dalam khazanah Islam.  Hadis-hadis ini mewarnai kehidupan kaum Muslim.
     Fungsi Hadis yakni bayan al-mujmal, menerangkan ayat al-Qur'an yang umum.  Hadis menjelaskan perkara umum ke khusus agar mudah diterapkan.  Selain itu, menjadi ta’kid al-hukm.  Hadis mengokohkan hukum yang terpatri dalam al-Qur'an.
     Dari beragam literatur, tercantum sejumlah sahabat yang meriwayatkan Hadis.  Mereka adalah Abu Hurairah (5.374 Hadis), Abdullah bin Umar (2.630 Hadis), Anas bin Malik (2.286 Hadis), Aisyah binti Abu Bakar (2.210 Hadis), Abdullah bin Abbas (1.660 Hadis), Jabir bin Abdullah (1.540 Hadis) serta Abu Said al-Khudri (1.170 Hadis).
     Di sisi lain, banyak beredar Hadis palsu.  Sebagai umpama Hadis imitasi yaitu "kebersihan sebagian dari iman".  "Berpuasalah supaya kamu sehat".  "Tuntutlah ilmu sampai ke China".  "Perpecahan di antara umatku merupakan rahmat".  "Makan saat lapar, berhenti sebelum kenyang".  "Bekerjalah untuk duniamu seolah kamu hidup selamanya.  Bekerjalah untuk Akhiratmu seolah kamu mati besok".

Gembok Usia
     Dari bilangan ribu Hadis, ada yang betul-betul mengejutkan kembara akal.  Sebab, memuat isyarat ilmiah.  Contoh Hadis yang menggugah nalar.  "Penduduk Surga berumur 30 atau 33 tahun".  Hadis ini diriwayatkan oleh Muaz bin Jabal.
     Mengapa Hadis ini menyebut angka 30?  Kenapa bukan 17 tahun?  Usia 17 alias sweet seventeen begitu bermakna bagi anak muda.
     Menjelang Ashar pada Rabu, 17 Agustus 2022, saya menyimak sebuah artikel.  Di situ diinformasikan bahwa umur 30 tahun merupakan puncak perkembangan fisik.
     Saya pun terkenang Hadis Muaz bin Jabal perihal usia 30 tahun di Surga.  Rupanya angka ini dipilih karena manusia telah dewasa dari segi umur maupun pemikiran.  Arkian, melakukan banyak evaluasi dan perubahan dalam hidup agar lebih bervariasi serta penuh inspirasi.
     Sebagian berteori bahwa usia 30 tahun merupakan dekade terbaik dalam kehidupan.  Di umur tersebut, manusia dianggap berada pada periode paling bahagia.  Ada pesan profetik bahwa Nabi Yusuf bermetamorfosis dari narapidana menjadi menteri di usia 30 tahun.
     Secara biologis, tubuh berhenti berkembang pada fase 30 tahun.  Raga banyak berubah sesudah melewati rentang umur ini.
     Di usia 30 tahun, tinggi badan tidak bisa lagi bertambah.  Maklum, lempeng tulang pertumbuhan telah tertutup.  Sel beta pankreas juga berhenti berkembang.  Sementara saraf otak ikut terganti tiap 20 atau 30 tahun.
     Hadis penghuni Surga berumur 30 tahun menunjukkan bahwa angka ini dipilih karena merupakan puncak gairah manusia.  Rata-rata di usia 30, terlihat jika karier makin moncer.
     Warga abadi Surga diteguhkan berumur 30 tahun karena terus berada dalam gairah hidup.  Pemukim Surga dikunci usianya supaya tak tua dengan cara menyumbat hormon pertumbuhan atau human growth hormone (HGH).  HGH bersumber dari kelenjar hipofisis anterior di otak.  Hormon ini yang mendorong percepatan perkembangan manusia.

Mayat Duduk
     Nyaris semua umat Islam yang wafat, dihidupkan kembali sesudah 24.jam.  Ini sesuai jadwal shalat.  Jenazah Muslim tidak boleh melewati satu rangkaian shalat wajib sehari-semalam.
     Setelah pelayat terakhir meninggalkan kuburan dengan 70 langkah, maka, roh dikembalikan ke jasad.
     Al-Munkar bersama an-Nakir pun muncul laksana kilat di siang bolong.  Malaikat ini hitam kelam seolah menyerap segala cahaya dalam spektrum warna.  Prototipe malaikat ini dilengkapi mata biru untuk menyorot apa saja di tempat gelap.  Giginya serupa mata tombak.  Rambut berjuntai sampai ke lantai.  Betul-betul algojo tulen untuk makhluk pelakon maksiat.
     Hadis al-Barra bin Azib mewartakan bahwa kedua malaikat kemudian mendudukkan mayat untuk diinterogasi.
     Bertahun-tahun saya bingung dengan Hadis ini.  Apakah Hadis ini tak salah redaksi.  Rasanya terlalu berlebihan bila malaikat mendudukkan mayat.  Lebay sekali.  Mengapa Munkar atau Nakir tidak menyuruh secara tegas dan terukur agar mayat itu duduk!  Perintah ini supaya mayat tegak lurus dengan hukum Akhirat.  Apalagi, kedua malaikat memegang godam seberat Bumi yang andal dipakai mencincang ludes kasta pedosa di barzakh.
     Pada 2008, saya ke Rumah Sakit Labuang Baji.  Di ruang operasi, saya melirik seorang gadis.  Ia terkulai tanpa daya di atas ranjang beroda yang sedang didorong.  Wanita muda tersebut baru saja dioperasi di kamar bedah.
     Pascaoperasi, pasien merasa lemah.  Ia lemas akibat pengaruh obat bius.  Selama operasi berlangsung, pasien mengalami anestesi (mati rasa).  Efek negatif obat bius antara lain mual, pusing serta kedinginan.  Bahkan, menggigil.
     Pascaoperasi, pasien mengalami pula nyeri.  Ini lantaran penyayatan pada kulit.  Saraf penghantar sinyal lantas mengirim kode ke otak.  Ini diterjemahkan otak sebagai rasa nyeri.  Dokter acap menganjurkan penawar nyeri berupa benzodiazepin, naproxen, parasetamol atau ibuprofen.
     Kondisi pasien pascaoperasi akhirnya menyibak tabir misteri Hadis al-Barra bin Azib.  Kalau pasien rumah sakit saja lemas dan nyeri, tentu orang yang sudah dicabut nyawanya lebih parah lagi kondisinya.  Di negeri kubur, niscaya mayat mengalami kelelahan, menggigil sekaligus bingung.  Tak punya energi untuk bergerak, apalagi mau duduk.  Mobilitasnya ambruk.  Musababnya, 24 jam sebelumnya, simpul di ubun-ubun dibuka malaikat pencabut nyawa.  Ini semacam aksi dokter yang menyayat kulit di ruang operasi.
     Tatkala ikatan tersingkap, roh dihela agar terlepas dari jasmani.  Inilah yang menyebabkan kaki orang yang mengalami sakratulmaut terasa dingin.  Pasalnya, nyawa ditarik dari ubun-ubun.  Roh pun bergeser meninggalkan raga yang dimulai dari kaki.


Senin, 15 Agustus 2022

Diari Fuad


Diari Fuad
Oleh Abdul Haris Booegies


     Sehari sebelum pulang ke Maluku, Fuad Mahfud Azuz mengunjungiku pada Senin, 25 Juli 2022.  Ia sempat melongok ke perpustakaan.  Saya memamerkan tumpukan diari yang saya tulis selama di Pesantren Modern Pendidikan al-Qur'an IMMIM.
     Di buku harian tersebut, tertera sejumlah nama Fuad.  Saya dengan Fuad menjalin pertemanan sejak kelas I sampai VI di Pesantren IMMIM.  Persahabatan kami diwarnai pasang surut.  Benci dan tawa.  Sebab, watak berbeda.  Saya temperamental, sementara Fuad sarat empati.
     Menjelang akhir 1984, saya sempat murka ke Fuad.  Seorang rekan membisik bahwa tadi malam ada rapat sesama konco Masdar.  Kelompok santri ini ingin membalas dendam atas pembunuhan 1.000 Muslim di Tanjung Priok pada Rabu, 12 September 1984.
     Pembantaian terhadap umat Islam terjadi akibat Babinsa (Bintara Pembina Desa) bernama Hermanu masuk ke mushala tanpa melepas sepatu.  Bukan itu saja, ia juga menyiram dinding surau dengan air got pekat untuk melepas sebuah pamflet.  Warga di seputar mushala pun geram.
     Masdar yang merupakan santri kelas VI, sukses menggalang kekuatan di pesantren.  Fuad ikut terbuai.  Komplotan ini punya dua agenda.  Pertama, memberontak kepada Orde Baru.  Kedua, bertekad melakukan pembersihan di pesantren.  Santri yang dianggap tidak sejalan bakal disingkirkan dengan cara dibunuh.  Namaku ada di nomor urut paling atas.  Pasalnya, dinilai agen Amerika yang mempropagandakan Hollywood di Pesantren IMMIM.  Slogan mereka: "Hancurkan Haris Bugis dengan Amerikanya".
     Tatkala rapat di tengah malam, Fuad keceplosan.  Ia hendak melibasku atas nama jihad.  Ketika informasi ini terdengar di kupingku, rasanya geli, kecewa, jengkel sekaligus marah.
     Rupanya, posisi Fuad cukup kuat.  Ia didukung MR yang ditunjuk komandan pasukan khusus untuk mengeksekusi target.
     Sampai tamat di pesantren, "pasukan takut mati" ini tak dapat menjalankan satu pun misinya.  Mereka keteteran sendiri.  Bahkan, kena tipu sampai jutaan rupiah oleh Didin, guru spiritual Masdar.  Sedangkan Masdar dipecat pada Jumat, 16 November 1984.  Sebaliknya, kampanye Amerika makin agresif serta masif di pesantren berkat majalah dinding Superpower yang saya terbitkan.

Rabu, 5 Desember 1984
     Hari ini Rabu, 13 Rabiul Awal 1405 Hijriah, ada rencana maulid di pesantren.  Pagi saat santri kongko, ada fogging di seluruh rayon dalam kampus.  Pengasapan alias insektisidasi ini menyemburkan senyawa kimia untuk membasmi serangga, khususnya nyamuk Aedes aegypti.
     Muhammad Ishak Madani, sepupu, ketika sore datang membawakanku makanan berupa nasi pulut (sokko), ayam goreng tumis, gulai ayam dan telur rebus.  Tadi siang pasti ada maulid di rumah.
     Saya, Fuad bersama Ahmad Kurikilat kemudian menyantap habis hidangan.  Kami gembira karena bahan bakar untuk perut lumayan enak.  Beginilah hidup di pondok.  Kendati makanan cuma sedikit, tetapi, memuaskan bila dilahap beramai-ramai.

Ahad, 24 Februari 1985
     Kala pagi menyingsing, saya ke kamar Fuad.  Kami bergantian cerita.
     Mendadak suasana berubah serius.  Fuad terlihat berhati-hati saat mengeluarkan kata demi kata.  Ini terkait majalah dinding Superpower.  Nyaris di tiap kalimat, ia menyebut namaku.  Ini teknik Fuad agar saya tidak tersinggung.
     "Saya sudah hubungi anak IPA, mitra sekelasmu, Haris.  Sebaiknya kamu bikin majalah dinding tersendiri dengan nama Superpower, tanpa embel-embel eksakta.  Kalau kamu kerja sama, pasti cekcok.  Soalnya, tiap edisi kamu selalu menampilkan Amerika.  Kamu memiliki keuntungan jika berdiri sendiri menangani Superpower.  Maklum, menang tempat berkat berada di pojok ramai antara asrama Datuk Ribandang dengan Panglima Polem".
     Rupanya, segelintir anak IPA gerah lantaran Superpower mewartakan film maupun musik dari negeri Paman Sam.  Fuad yang anak IPS pun dipanggil sebagai negosiator untuk menekan saya.

Jumat, 22 Maret 1985
     Pukul 10.00, saya berpapasan dengan ustaz Hasnawi Mardjuni di pintu belakang aula.  Ia menyuruhku mencari khatib di kota.
     "Kamu naik mobil", terang ustaz Hasnawi sambil menunjuk Mattulada, sang sopir.
     Saya lantas memanggil beberapa sobat supaya perjalanan menjelma petualangan seru.  Saya ajak Fuad, Wahyu Muhammad, Muhammad Zubair Andy, Andi Arman, Lukman Sanusi serta Juriani F.
     Di atas kendaraan, saya banyak lagak.  Bergantian ikhwan menegurku agar diam.
     "Kita di mobil pesantren.  Apa kata orang bila melihatmu ugal-ugalan".
     Saya tak menggubris peringatan kawan-kawan sampai tiba di Gedung IMMIM, sekitar 10 km dari pesantren.  Saya turun dari mobil seraya bertingkah bagai orang penting demi mencari khatib untuk masjid ath-Thalabah, Tamalanrea.

Ahad, 1 Desember 1985
     Ketika bangun, masih terasa bayangan Splash, film yang tadi malam saya tonton di New Artis.  Film ini dibintangi oleh Tom Hanks dan Daryl Hannah.  Ini film fantasi romantis, agak kocak.
     "Hikayat film ini bagus, Fuad", ujarku berpromosi saat berjumpa dengan Fuad.  Ia melirikku.  Memperhatikan raut wajahku.
     Fuad pun berfilsafat bahwa orang yang berkomunikasi sembari menyebut nama lawan bicara, cenderung diperhatikan.  Ada kesan untuk menyimak percakapan.  Biasanya kamu tidak menyebut namaku kalau kita berinteraksi secara verbal.  Ini memaparkan pula jika Splash yang kamu saksikan berkesan di hatimu.

Jumat, 13 Desember 1985
     Bakda Magrib, saya ke sebuah masjid di kota Pinrang.  Di sana, empat santri Pesantren IMMIM mengikuti perhelatan Pelajar Islam Indonesia (PII).  Ini suasana libur.  Hatta, remaja Muslim mempererat hubungan sosial dengan menyelenggarakan aktivitas positif.  Agendanya meliputi hidup serta kehidupan dengan menekankan manusia dan kemanusiaan.
     Fuad sedang berceramah ketika saya masuk ke masjid.  Ia agak heran saat menatapku.  Musababnya, kami bertemu di Pinrang, sekitar 163 km dari Pesantren IMMIM.
     Empat hari sebelumnya pada Kamis, 10 Desember 1985, saya kaget melihat Ali berdiri di pinggir jalan di Pinrang.  Saya dalam perjalanan menuju rumah paman di Data, yang jaraknya sekitar 30 km lagi.  Ali yang berasal dari Timor Timur, berbinar ketika memandangku.  Ternyata ia bersama Fuad, Irwan Thahir Manggala serta Hamid Seltit menjadi utusan untuk mengikuti PII di Pinrang.  Empat santri Pesantren IMMIM ini ditempa menjadi teladan bagi umat dengan otoritas keilmuan.


Kamis, 11 Agustus 2022

Santri Moviegoer


Santri Moviegoer
Oleh Abdul Haris Booegies


     Selama berguru di Pesantren Modern Pendidikan al-Qur'an IMMIM pada 1980-1986, tersaji fakta bahwa sebagian santri senang ke bioskop.  Mereka nonton film tatkala libur pada Kamis siang dan Jumat.  Sementara moviegoer (pecandu film) tidak dibatasi waktu.  Bila ada film baru serta bagus, mereka bolos, kabur dari kampus.  Di zaman tersebut, bioskop merupakan hiburan bergengsi.
     Pelipur lain di masa itu ialah kaset yang didengar lewat radio tape recorder.  Sedangkan sumber informasi untuk entertainment diperoleh dari majalah dan surat kabar.  Belum ada televisi swasta yang menyiarkan infotaiment.
     Majalah yang membahas film sekaligus musik yaitu Vista, Variasi, Ria Film serta Team.  Sementara Pos Film merupakan koran mingguan yang menjadi pula rujukan film dan musik.
     Ada satu surat kabar yang juga menjulang dalam semarak.  Namanya Inti Jaya.  Koran ini doyan mengulas gosip-gosip panas seputar selebritas.  Sebenarnya, Inti Jaya fokus ke kasus kriminalitas, khususnya perkosaan.
     Saya tak pernah melihat santri Pesantren IMMIM menyimak Inti Jaya.  Anehnya, mereka fasih melafalkan berita-berita hot Inti Jaya.  Ini berarti santri membacanya secara sembunyi-sembunyi.  Sebab, malu diledek sebagai konsumen informasi porno.
     Inti Jaya terbilang lantang memajang gambar vulgar.  Foto-foto seronok yang ditampilkan cuma dicoret hitam pada alat kelamin.
     Saya pernah membeli Inti Jaya ketika heboh foto bugil YK.  Pada 1983, cewek imut ini berpose aduhai sebagai model kalender porno.‎  Inti Jaya memang mencoreng hitam genitalia YK, tetapi, tetap "pusing pala Barbie" membayangkan lekak-lekuk yang dicoret.

Midnight Show
     Film, kaset maupun majalah merupakan hiburan favorit di era 80-an.  Dari tiga jenis hiburan ini, tentu film menempati peringkat pertama.  Di periode tersebut, Makassar punya sederet bioskop.  Gugusan bioskop di tengah kota yakni New Artis Theatre, Artis II, Makassar, Paramount, Dewi, Mitra. Istana, Benteng, Ratu, Jaya, Teater DKM, Rusa, Apollo, Mutiara, Mesra, Cenderawasih serta Jumpandang.
     Santri dijamin emoh ke bioskop Rusa yang terletak di Jalan Rusa.  Maklum, bioskop ini tidak jauh dari kediaman Haji Fadeli Luran, pendiri Pesantren IMMIM.
    New Artis sangat populer karena identik dengan midnight show di akhir pekan.  Pertunjukan pada pukul 00.00 ini senantiasa ramai dibanjiri penonton.  Pasalnya, menayangkan box office dunia semacam James Bond.
     Pada Sabtu, 13 Februari 1983, saya nonton midnite film For Your Eyes Only.  Serial 007 ini tayang perdana di New Artis.  Sejak Sabtu pagi, saya telah menyusun strategi untuk kabur dari kampus.  Sinopsis film sudah saya tahu lewat Vista, kitab suciku di pesantren.  Soundtrack yang didendangkan Sheena Easton telah pula saya dengar dari kaset.
     Biasanya, film yang diputar midnite akan tayang secara reguler sesudah sepekan atau setengah bulan.  Lebih baik langsung nonton midnite ketimbang menunggu 10 hari untuk menyaksikan petualangan seru James Bond.  For Your Eyes Only diputar reguler di New Artis dan Artis II pada Rabu, 23 Februari 1983, 10 hari setelah saya tonton.
     Selain film bermutu, midnite juga terkadang memutar film aurat.  Aktris-aktrisnya tak canggung memamerkan buah dada yang ranum mempesona.  Dalam bonae memoriae (ingatan baik) perihal solidaritas sesama santri moviegoer, terlontar kriteria dara idola.  Santri mendambakan perawan dengan bibir sensual, perut ramping serta kaki jenjang.  Bagi santri, gadis sempurna mesti memiliki bokong bulat dan payudara padat berisi.  Tidak kempot seperti emak-emak yang punya selusin anak.  Santri Tamalanrea zaman old suka bodi gitar yang kini dinamakan hourglass, berlekuk serupa jam pasir.
     Pada 1984, puluhan santri menyaksikan Lady Tenant Next Door.  Di film ini, Edwige Fenech tak memakai beha.  Santri yang menonton hanya bisa menahan nafas.  Mereka ngiler membayangkan nikmatnya olah tubuh dua insan berbeda jenis.
     Penampilan Edwige Fenech selalu mengundang syahwat.  Raganya montok.  Kulitnya putih mulus, halus pula bak kulit bayi.  Tidak sama cewek lokal yang biasa berpantat hitam.  Santri yang ketagihan adegan mesum Edwige Fenech, mendadak bermental hidung belang, mata keranjang, buaya darat atau kucing garong.

Bidadari Pasifik
     Dari ratusan film yang saya tonton selama berstatus santri, ada dua paling membekas.  Keduanya adalah The Blue Lagoon serta Back to the Future.
     The Blue Lagoon merupakan petualangan percintaan.  Saya kelas II Tsanawiyah saat menontonnya di New Artis pada 1982.  Hikayatnya tentang sejoli yang bereksperimen secara seksual.  Film The Blue Lagoon disadur dari novel karya Henry De Vere Stacpoole yang diterbitkan pada 1908.
     Di film ini, Brooke Shields yang berlakon sebagai Emmeline Lestrange, tampil mempesona.  Brooke Shields yang berumur 14 tahun, terlihat memukau sebagai wanita muda dari era Victoria.  Ia laksana bidadari yang tersesat di pulau tropis di Pasifik Selatan.
     Sampai sekarang di usia remaja senja, saya terus merindukan hidup ala The Blue Lagoon demi menstimulasi imajinasi.  Senantiasa tafakur mendambakan realitas kreatif ini menjelma kenyataan objektif.  Saya berharap sepenuh jiwa agar leluasa bermukim di sebuah pulau terpencil yang sepi, sunyi dan senyap.  Di sana semua free no fee.  Khayal tak terbendung untuk merestrukturisasi kehidupan dengan didampingi empat gadis belia yang cuma mengenakan kutang serta cawat, persis Brooke Shields di The Blue Lagoon.

My Mind My Adventure
     Film yang juga merasuk ke sumsum ialah Back to the Future.  Awalnya, saya bingung membaca judul.  Apa maksud "kembali ke masa depan"?  Ungkapan yang jamak terdengar yaitu "kembali ke masa lampau".  Tajuk film ini jelas provokatif, merangsang nalar.  Kelak, Back to the Future mempengaruhi artikel-artikel yang saya produksi.
     Back to the Future tiada lain satuan fragmen fiksi ilmiah dengan bumbu komedi petualangan.  Film ini berkisah mengenai kasus mahaberat lantaran mempermainkan tempo.  Ilmuwan nyentrik Dr Emmett Brown (Christopher Lloyd) mengirim Marty McFly (Michael J Fox), sahabatnya ke zaman silam menggunakan mobil DeLorean DMC-12.  Mobil ini dimodifikasi sebagai penjelajah waktu.  DeLorean dilengkapi flux capacitor bertenaga 1,12 gigawatt yang setara energi halilintar.
     Melintasi waktu sesungguhnya perkara maharuwet.  Walau bertema berat, namun, alur Back to the Future teramat lugas dan sederhana.  Apalagi, tidak ada hukum fisika teoretis yang mengharamkan seseorang berpindah waktu.
     Menonton Back to the Future seolah kita menyeruput es cendol di beranda rumah kala panas terik.  Begitu banyak warna serta ilustrasi di film ini.  Dahi tak berkerut menyimak perjalanan waktu dari Sabtu, 26 Oktober 1985 (12 Shafar 1406 Hijriah) ke Sabtu, 5 November 1955 (21 Rabiul Awal 1375 Hijriah) yang ditempuh kurang dari tiga detik!
     Usai menyaksikan Back to the Future, saya berfantasi meracik artikel-artikel bernuansa masa depan yang mudah dipahami.  Berilusi menghasilkan artikel teknologi dan sains yang ringan serta enteng diselisik.  Kening tidak perlu berkedut memamah ide-ideku.  Gaya tulisan mutlak kreatif sebagaimana sineas Hollywood mengemas Back to the Future.  Dengan menulis, saya menggagas kredo suci bahwa; "my mind my adventure".


Sabtu, 06 Agustus 2022

Kucing Santri


Kucing Santri
Oleh Abdul Haris Booegies


     Muizza (معزة) merupakan kucing betina yang dipelihara oleh Maharasul Muhammad pasca-Perang Uhud.  Muizza yang bermakna "berharga", senantiasa menggemaskan.  Apalagi, doyan mengeong kalau mendengar azan.
     Kucing termaktub sebagai hewan yang bersih secara ritual.  Pasalnya, steril dari najis.  Di suatu hari, Rasulullah hendak berwudhu.  Seekor kucing lantas menghampirinya seraya minum di bejana wudhu.  Maharasul Muhammad membiarkan kucing itu meneguk air.  Sang Nabi kemudian berwudhu dengan air dari bejana sesudah kucing berhenti minum.  Air tetap suci kendati terkena liur kucing.  Tentu saja selama tidak ada darah, air kencing, tahi, kuman atau mikroorganisme pada kucing.
     Kucing merupakan binatang piaraan yang begitu populer.  Kucing atau Felis catus tergolong mamalia karnivora kecil.  Dalam keseharian, kucing tak membutuhkan air untuk mandi.  Maklum, sanggup membersihkan bulu-bulunya dengan menjilatinya.  Air liurnya berfungsi sebagai cairan pembersih.  Tidak aneh bila satwa soliter tersebut lebih banyak mengaso demi bersolek.  Bahkan, terbilang makhluk yang senang slebew (tidur nyenyak).  Kucing malahan mletre alias egois, gaduh serta seenaknya.
     Walau cuma hewan, namun, kucing urun daya dalam sejarah peradaban pengetahuan.  Pada 2010, teknologi intraosseous transcutaneous amputation prosthetics mencetak prestasi.  Ini karena Oscar menjadi kucing pertama yang dipasangi kaki palsu dengan mengaitkan langsung ke tulang pergelangan kakinya.
     Pada 2001, lahir CC alias Carbon Copy.  CC tiada lain kucing kloning pertama di dunia.
     Pada Jumat, 18 Oktober 1963, Perancis mengirim Felicette bersama 12 kucing lain ke antariksa guna diteliti struktur otaknya.  13 binatang ini berhasil kembali ke Bumi usai melakoni riset mengenai perubahan neural otak.
     Edwin Powell Hubble tak asing bagi astronom.  Ia pencetus Hukum Hubble yang ditemukan pada 1929.  Teorinya memaparkan jika jagat raya terus-menerus mengembang.  Hukum Hubble senada dengan petikan al-Qur'an.  "Allah mendesain langit dengan kekuasaanNya.  Sungguh, Allah benar-benar meluaskan langit tanpa batas" (az-Zariyat: 47).  Hukum Hubble rupanya muncul berkat jasa Nicolas Copernicus, kucing kesayangan Edwin Hubble.

Gantung Kucing
     Di Pesantren Modern Pendidikan al-Qur'an IMMIM Tamalanrea era 80-an, sulit menemukan kucing.  Satwa yang ada di kampus hanya ayam peliharaan koki.  Siang selepas Zhuhur, kambing-kambing tetangga acap masuk ke kampus melahap rerumputan lapangan.
     Tidak diketahui secara pasti, mengapa kucing jarang terlihat di pesantren.  Padahal, banyak remah di dapur.
     Di pesantren saat saya kelas III di Asrama Pangeran Diponegoro, ada kucing imut berkali-kali datang.  Saya kerap mengelus sambil menggendongnya.  Ia jinak karena mendambakan makanan.  Sementara santri merupakan komunitas minim hidangan.  Jelas hewan sosial ini salah alamat kalau cari rezeki di kamar santri.
     Barangkali gara-gara jenuh bertamu tanpa pernah dijamu, kucing itu pergi tanpa pamit dari kampus.  Ia mencari majikan baru yang bisa menafkahinya.
     Petang pada Ahad, 27 Maret 1983, penghuni Rayon Diponegoro, riuh bertalu-talu.  Seekor kucing jantan membunuh anak kucing.  Santri sontak beringas.  Marah menyaksikan kejadian biadab tersebut.  Kucing predator itu pun ditangkap.
     Tak sampai di situ pembalasan santri.  Leher kucing malang tersebut diikat lalu digantung di ranting akasia.  Setelah digantung, diayun-ayunkan bagai bandul.
     Kucing sial itu menjerit-jerit sembari meronta-ronta.  Ia mencakar-cakar udara kala tali digoyang-goyang tanpa arah.  Tampak sekali kucing tersebut ketakutan.  Raungan kucing yang membahana di sisi Selatan aula, kiranya menambah sorak-sorai santri.
     Dari selasar Asrama Panglima Polem, sekoyong-konyong terlontar pekik marah Gunawan (7884).
     "Kenapa kucing diperlakukan begitu!  Itu juga makhluk Tuhan!"
     Mendadak aksi ribut berangsur senyap.  Kami merasa bersalah.  Menyiksa kucing secara semena-mena.  Kucing akhirnya diturunkan dari tali gantungan usai kena teror berlapis.  Dilepas supaya bebas dari cengkeraman maut.  Pertunjukan seru pun tuntas.  Kami bubar menuju sumur kibar untuk mandi.  Sebab, Magrib sudah menjelang.

Enigma Kucing
     Kucing diciptakan sangat spesial.  Sebagai contoh, dalam keadaan bagaimanapun, kucing selalu mendarat dengan empat kaki.
     Keistimewaan lain kucing yakni tidak mengedipkan mata.  Ini agar fokus mengincar mangsa atau menghindari ancaman.  Di samping itu, penglihatan kucing teramat tajam ketika malam.  Kucing andal melihat di kegelapan lantaran matanya punya kristal tapetum lucidum yang dapat memantulkan cahaya.  Kucing punya pula sel-sel batang di matanya.  Alhasil, kucing enteng berburu mangsa di tempat gelap.
     Keunikan lain mata kucing yaitu bidang pandangannya mencapai 187 derajat.  Bandingkan dengan manusia yang cuma 160 derajat.  Ini memungkinkan kucing lugas mendeteksi ancaman.
     Terkadang, kucing menggosokkan kepala atau punggungya.  Ini aktivitas untuk menandai wilayah.  Di kening, pipi, dagu dan bibir kucing terkandung kelenjar aroma.  Dengan menebar bebauan, berarti kucing menandai sahabatnya dari kalangan manusia maupun target teritorial yang ditetapkan.
     Hampir mustahil mendengar sesama kucing berkomunikasi dengan kosakata "meong meong".  Bila sesama kucing bersua, mereka hanya mendesis.  Sedangkan jika berinteraksi dengan manusia, kucing mengeluarkan bunyi "meong".  Kucing memiliki keterampilan untuk memahami bahasa manusia.  Binatang ini sensitif dengan intonasi.  Apalagi, kalau ada aksentuasi berupa bahasa tubuh.  Kucing rata-rata merespons vokalisasi sekaligus ekspresi manusia dengan gerakan kepala, terutama telinga.  Bukan kibasan ekor.
     Sebagian percaya bahwa kucing punya insting bila bakal mati.  Elemen inilah yang membuatnya minggat.  Ia tak ingin kematiannya ditangisi oleh tuannya.  Ihwal ini juga yang membuat kita tidak pernah melihat bangkai kucing, kecuali korban tabrakan.
     Ada teka-teki memusingkan seputar kucing yang tak terpecahkan sampai detik ini.  Mayoritas kucing beranak minimal empat.  Aneh sekali jika ada kucing melahirkan anak tunggal atau kembar dua.  Sementara sapi kalau beranak cuma satu.  Peluangnya tipis untuk melahirkan kembar dua.
     Di sinilah misteri tersebut membingungkan nalar.  Kucing satu kali beranak bisa sampai 12.  Sapi hanya menghasilkan satu anak.  Ini postulat tidak terbantahkan oleh rumus-rumus rumit.
     Manusia tak makan kucing.  Sedangkan sapi saban hari disembelih untuk dikonsumsi.  Mengapa sapi tidak habis?  Padahal, tiap hari puluhan yang dipotong.  Sementara populasi kucing statis, sekalipun tak pernah disembelih.
     "Sungguh, pada hewan ternak ada pelajaran bagi manusia" (an-Nahl: 66).


Amazing People