Minggu, 30 Oktober 2022

Kelly


Kelly
Oleh Abdul Haris Booegies


     Hidup di pesantren ibarat berdiam di gua.  Dunia luar bagai tidak terjamah.  Sebagian menilai santri itu kolot mengenai peradaban ultramutakhir.  Apalagi, pondok santri dikelilingi tembok tinggi dengan kawat berduri.
     Saya terkenang kala kelas I di Pesantren Modern Pendidikan al-Qur'an IMMIM pada awal 1981.  Di suatu senja saat menanti shalat Magrib, beberapa santri bercengkerama di dekat pagar di sisi Jalan Perintis Kemerdekaan.  Ada yang mondar-mandir, berdiri termangu atau duduk sembari mengobrol.
     Dari arah Daya, melintas dua truk dengan puluhan penumpang remaja.  Tatkala mengamati kami yang sedang berkerumun di depan kampus, mereka pun tertawa dengan kelakar iseng.  Maklum, kami bergerombol memakai sarung dan kopiah.  Ini semacam pemandangan aneh baginya.
     Dari truk kedua, berdentam pekik seorang gadis mungil.  Ia berseru nyaring sambil melambaikan tangan tinggi-tinggi; "SELAMAT MENGAJI!"
     Kami yang mendengarnya mendadak salah tingkah.  Senyum kecut tersungging di bibir.  Mereka menyindir kami sebagai generasi sarungan yang cuma andal mengaji.
     Petandang dari luar pondok mengira santri sebagai komunitas yang hanya berkutat dengan kitab kuning.  Santri dianggap kaum putihan alias bocah saleh.
     Persepsi ini niscaya berubah jika mereka menyaksikan langsung suasana asrama.  Banyak santri menempel poster artis nasional serta Hollywood di dinding bilik.
     Puluhan jaka-dara akil balig atau bocil belum disunat di dua truk tersebut bisa pingsan berjamaah seketika kalau tahu ada santri doyan nonton film Edwige Fenech saat midnight show di bioskop.  Edwige Fenech merupakan bintang hot asal Italia yang ikhlas tanpa syarat melepas kutang dan cawat di adegan sinema.
     Warga luar tentu kaget bila mengendus ada santri yang familier dengan Vista, Variasi, Video, Ria Film serta Team.  Seluruh majalah ini membahas film maupun musik cadas.  Santri IMMIM akrab dengan James Bond, Rocky Balboa, John Rambo, Indiana Jones, Mad Max, Dirty Harry dan Terminator.  Bukan cuma film, santri pun rukun dengan aksi-aksi Michael Jackson, Rod Steward, Phil Collins, Duran Duran, The Police, The Go-Go's, Van Hallen, The Beatles, Bananarama serta aneka supergrup rock.  Orang luar pasti tak percaya jika santri pun paham breakdance.  Santri IMMIM tidak menyisakan apa pun, segalanya digeluti.  Tak ada tercecer secuil.
     Ada satu perkara besar bagi santri IMMIM.  Di kampus tidak ada lawan jenis.  Ini lantaran santriwati ditempatkan berjauhan.  Putra berlokasi di Tamalanrea, Makassar.  Sedangkan putri di Minasa Te'ne, Pangkep.  Terpisah puluhan kilometer.
     Bukan santri IMMIM kalau pasrah dengan nasib, hidup tanpa kekasih.  Mereka pun melirik cewek di seputar pondok.  Pada 1983, ada dua perawan yang sering dibincangkan.  Namanya Dw dan Na.  Para ikhwan tak jenuh mendiskusikannya.  Berharap cintanya bersemayam di kalbu sang pujaan hati.  Berfantasi memadu kasih di gunung Olympus atau pulau Kahyangan.  Santri sudah tidak tahan mau sekali mengucap "zheyeng" atau "papah-mamah".  Begitu romantis perjaka IMMIM di zaman old.
     Saya repot mendeskripsikan dua gadis target santri ini.  Sebab, tak pernah melihat langsung kecuali mendengar namanya dikomentari usil.
     Santri puber biasanya berpakaian necis bila hendak makan coto di sudut belakang kampus.  Ini untuk menarik perhatian sang dara.  Begitu pula jika ada pertandingan sepak bola.  Santri mata keranjang gercep untuk tampil apik ke lapangan Kavaleri, dekat Wesabbe.  Ini supaya cewek yang diincar terkesan.  Pokoknya, biar missqueen asal gaya.
     Lagak santri menggaet pacar teramat norak, malahan vulgar.  Dua gadis dikejar ratusan santri.  Ini mendefinisikan mereka bermental pebinor.  Waspadalah!
     Di malam hari menjelang tidur, santri kasmaran diam-diam memoles kosmetik ke wajah.  Harapannya agar paras bercahaya bak rembulan.  Bedak favorit santri ialah Kelly.  Krim ini digunakan kalau malam sebagaimana whitening night cream lain.  Malu dipakai bila siang.  Nanti ketahuan.  Pasalnya, Kelly berbentuk salep, bukan bubuk.  Jika membalurnya di roman muka, tampak persis topeng.  Santri langsung bertampang ondel-ondel.  Akibatnya jadi olok-olok sesama teman.
     Bukan hanya santri puber yang memermak pipi dengan Kelly.  Santri dengan raut muka cukup berantakan pun mencobanya.  Siapa tahu mujur, dapat mendekati ketampanan Rano Karno atau Herman Felani.  Paling tidak, kulit bisa bersih seperti pelawak Yanto Stock On You (Djanu Arianto) atau Diding Boneng (Ali Zainal Abidin Zetta).
     Santri jerawatan turut mencoba Kelly.  Mereka berangan-angan flek hitam serta jerawat sebesar jagung di pipinya lekas hilang.  Istilah santri untuk bisul asmara yang segede kacang yakni jerawat batu.  Ini jerawat bandel.  Sekalipun digosok dengan batu bata tetap tumbuh.  Dibilas 100 galon air dengan skincare tiap menit, tetap tumor cinta itu menggelembung.  Bikin malu-malu!  Cowok begini tak laku di pasaran.  Bukan cuma sepi peminat, memang tidak punya nilai jual.  Mana ada santriwati Miss Teen (Minasa Te'ne) yang kecantol.  Jangan harap.  Amit-amit.
     Tak ada sumber akurat tentang siapa santri IMMIM yang pertama kali menggunakan Kelly.  Tiba-tiba saja bedak tersebut populer di antara santri kasmaran pada 1983.  Pamor Herocyn, kalah.  Elektabilitas bedak kulit ini tertinggal jauh.
     Santri puber bersama santri yang mendambakan kulit cerah, bening dan flawless sama-sama memakai bahan perawatan.  Keduanya sepakat karena sepaket dalam kegombalan.  Mereka berhasrat meningkatkan aroma ragawi sekaligus kepercayaan diri.  Santri menjajal kosmetik demi mengubah corak kulit, dari dark ke glowing.  Kosmetik memicu mood mereka memuncak di ketinggian tanpa batas, tanpa tikungan.  Kosmetik memacu energi santri bergelora seolah ingin mendaftar untuk berpartisipasi dalam pertempuran besok pagi di Malvinas (Perang Falkland).
     Santri tidak pernah mempertimbangkan efek samping suatu produk.  Semua lantaran keterbatasan dalam menalar sesuatu.  Layaknya remaja lain, santri IMMIM maju menerjang dulu.  Urusan di belakang.  Mereka dibekap halusinasi total.  Berniat tampil jantan, walau sebenarnya letoy.  Hingga mirip cowok yang "gagah gemulai lembut perkasa".  Santri model begini cocok bercita-cita jadi raja bajak laut karena serupa kapten Jack Sparrow di Pirates of the Caribbean.  Inilah tragedi di Pesantren IMMIM yang ruwet diterka gara-gara melenceng dari presisi ulama intelek.  Hm...


Rabu, 26 Oktober 2022

Haman


Haman
Oleh Abdul Haris Booegies


     Piramida identik dengan Fir'aun.  Gerha limas kuno itu digunakan sebagai wadah untuk menyimpan jenazah raja-raja Mesir.  Luas dasar Piramida cukup beragam.  Dari 138 Piramida di Mesir, ada yang mencapai 55 ribu meter persegi dengan tiap sisi seluas lebih 20 ribu meter persegi.
     Penguasa Mesir sebagaimana di bentala lain disebut raja (malik).  Istilah raja terselip di surah Yusuf ayat 43, 50, 54, 72, 76 serta 100.  Fir'aun sebenarnya nama seorang kaisar, bukan julukan untuk para penguasa Mesir.  Kalau Fir'aun merupakan gelar, berarti ada Fir'aun I, Fir'aun II, Fir'aun III, Fir'aun XXX sampai beberapa nomor urut.  Apalagi, Mesir dikuasai selama tiga ribu tahun oleh puluhan dinasti.  Satu trah terdiri atas sejumlah raja.
     Dalam pelbagai pustaka ultramodern yang dikarang oleh individu paling genius di dunia, tidak ditemukan Fir'aun IV, V, VI, D (500) atau M (1.000).  Sebab, Fir'aun tiada lain nama seorang sri paduka yang memerintahkan pembangunan Menara Langit.  Ia sekurun Nabi Musa dan Nabi Harun.
     Piramida merupakan monumen kerucut dengan empat sisi rata yang banyak menyita perhatian egiptolog (ahli Mesir kuno), sejarawan, arkeolog, arsitek, geologiwan, geograf serta astronom.  Mereka terpesona karena piramida dinilai tumpukan batu yang dikreasi secara anggun dan kolosal.  Ada Piramida terdiri atas 2.300.000 blok batu.  Berat batu antara dua sampai 50 ton.
     Semua takjub dengan Piramida berkat manusia di era sebelum Masehi, telah akrab dengan teknologi konstruksi yang canggih.  Nyaris seluruh periset level mondial sepakat jika batu-batu di Piramida diangkut atau diseret untuk dirangkai.  Bila hipotesis tanpa data ini sahih, bermakna Fir'aun punya perkakas pengangkut material horizontal serta vertikal semacam wheel mounted crane, truck mounted crane, rail mounted crane dan free standing crane.  Fir'aun barangkali memiliki pula buldoser, excavator, scraper, compactor, rear dump truck serta motor grader untuk meratakan tanah.
     Alat-alat berat versi Mesir sampai kini tak ditemukan.  Bahkan, teks-teks pembuatan Piramida tidak tersedia.  Ini menandaskan bahwa cara membuat Piramida atau bangunan lain merupakan ihwal lazim di Mesir.  Layaknya kalau nenek mau bikin onde-onde, tak perlu ditulis panduannya dalam bentuk buku atau video untuk diwariskan ke cucu-cicit.

Aneka Teori
     Elon Musk menuding bahwa Piramida dibangun oleh Alien.  Tuduhan ini tersua di ciutannya di Twitter pada Jumat, 31 Juli 2020 (10 Zulhijjah 1441).  CEO SpaceX dan Tesla ini akhirnya direspons oleh egiptolog yang juga mantan Menteri Negara Urusan Kepurbakalaan Mesir Zahi Hawass bersama Menteri Kerjasama Internasional Mesir Rania al-Mashat.
     Elon Musk pasti takjub dengan Piramida.  Soalnya, mustahil ada sistem pengangkutan material untuk membangunnya.  Jika bukan Alien, bagaimana manusia begitu cekatan mengeset Piramida dengan batu seberat dua sampai 50 ton.  Piramida Agung Giza, misalnya, beratnya ditaksir mencapai 5,9 juta metrik ton dengan volume 2,5 juta meter kubik, setara 88 juta kaki kubik.
     Bertahun-tahun kita disuguhi variasi premis mengenai cadas seputar pembangunan Piramida.  Sebagai umpama, 85 persen bebatuan yang dipakai dalam konstruksi Piramida merupakan batu pasir halus.  Batu-batu tersebut bersumber dari galian yang tidak jauh dari lokasi Piramida.
     Para peneliti dari University of Liverpool serta French Institute for Oriental Archaeology di Kairo menemukan sisa-sisa suatu landasan.  Berumur sekitar 4.600 tahun.  Mereka menemukannya di tambang Hatnub di padang pasir Mesir.  Para ekspeditor ini berasumsi bahwa bangsa Mesir menggunakan gerobak luncur demi mengangkut balok batu.  Kereta itu diikat dengan mengaplikasikan tali tebal ke tiang kayu.  Pekerja leluasa menariknya dengan kemiringan landasan sekitar 20 persen.  Alhasil, balok-balok pualam tersebut enteng ditarik keluar dari parit.
     Berbilang divisi kuli mengangkut batu kapur dengan mengendarai perahu menyusuri sungai Nil.  Jarak tambang ke Giza mencapai 18 km.
     Postulat lain menegaskan bahwa Piramida didirikan dengan cadas yang diimpor dari Luxor.  Bebatuan ini lantas digotong ke Giza dengan perahu melewati sungai Nil.  Jarak Luxor ke Giza mencapai 900 km.
     Segenap spekulasi ini menyisakan pertanyaan.  Bila batu itu dikeruk dari lombong, mana contoh batu dari tambang tersebut sekarang?  Kalau diseruk dari gunung, mana ampas bukitnya?  Jika ditarik dengan tali memakai tiang, mana bukti yang tersisa?  Papirus (Cyperus papyrus) dengan hieroglif saja dapat bertahan melewati zaman maupun generasi sampai 4.000 tahun.  Apalagi tali tebal dan tiang panjang.  Lebih parah lagi teori pengangkutan lewat sungai Nil.  Percayalah, dari jutaan ton balok batu itu, pasti ada yang tercemplung ke sungai.  Boleh jadi batu tersebut jatuh menggelinding gara-gara perspektif kesalahan manusia atau perahu karam.  Sampai kini, justru tak ditemukan adanya batu Piramida di dasar bengawan Nil.
     Profesor Gilles Hug dari Amerika serta Dr Michel Barsoum asal Perancis menegaskan bahwa Piramida di Giza dibina dari batu alam dan cadas yang diproduksi secara manual.  Cara pembuatannya ialah dibakar dengan kayu.  Menurutnya, arsitek Mesir purba menggunakan tanah model bubur.  Kedua cendekiawan memprediksi bila pembakaran lumpur itu dicampur dengan adonan kapur.  Usai diolah di tungku perapian, campuran tersebut dipanaskan dengan uap air garam.  Fase selanjutnya yaitu menuang ke cetakan di dinding piramida sebelum mengeras bak karang natural.
     Ilmuwan Belgia Guy Demortier berkeyakinan kalau Piramida terbuat dari unsur tanah liat.  Pada 1981, profesor Joseph Davidovits meneliti batu Piramida di Giza.  Ia mengamati dengan mikroskop elektron.  Direktur Institut Geopolimer Perancis itu menemukan pola jejak reaksi cepat.  Ini merumuskan jika cadas tersebut terbuat dari lumpur.  Teori "tanah liat" yang dikemukakan oleh Davidovits diperoleh sesudah melakukan penelitian selama 20 tahun.
     "Bakarlah tanah liat untukku, Haman.  Bangunlah menara bagiku supaya saya bisa naik memandang Tuhan yang dipuja-puji Nabi Musa" (al-Qashash: 38).

Batu Rosetta
     Haman (هَامٰنَ) di luar Islam beken dengan sebutan Imhotep.  Haman versi al-Qur'an sempat diolok-olok oleh gerombolan orientalis.  Pasalnya, dalam Kitab Ester di Perjanjian Lama diungkap bahwa Haman merupakan pembesar di kerajaan Persia, bukan di Mesir seperti manuskrip Ilahi dalam Islam.  Ia diperkirakan hidup 1.100 tahun pascawafat Nabi Musa.
     Dalam Tanakh (Alkitab Ibrani), tertoreh nama Haman di Gulungan Ester.  Di Perjanjian Lama, Ester merupakan kitab terakhir bagi kanon Alkitab Protestan.
     Di Kitab Ester pasal 3 ayat 1-8, saya menemukan 10 nama Haman.  Pakar menengarai bila kebangsaan Haman menimbulkan simpang-siur.  Musababnya, Haman dianggap nama Persia.  Sedangkan teks Masorah menekankan kalau Haman orang Amalek.  Haman merupakan putra Hamedata yang terdaftar sebagai keturunan Agag, raja bangsa Amalek.  Kaisar Ahasyweros (Xerxes) kemudian mengangkat Haman sebagai pembesar kerajaan Persia.  Ini Haman versi Bibel.
     Pada 15 Juli 1799, seorang perwira dari pasukan Napoleon Bonaparte bernama Pierre François Xavier Bouchard, menemukan Batu Rosetta (حجر رشيد) di Port Saint Julien, el-Rashid (Rosetta) di Delta Nil.  Prasasti ini berupa lempengan cadas berukuran 112,3 kali 75,7 cm dengan tebal 28,4 cm.  Diperkirakan berasal dari tarikh 196 sebelum Masehi.  Informasi di batu granodiorit hitam tersebut ditulis dalam hieroglif, demotik serta Yunani.
     Di Batu Rosetta tercetak nama Haman yang terkait dengan Fir'aun.  Ia diidentifikasi sebagai kepala urusan istana Mesir.  Di brevet karang itu diperoleh pula epigraf jika Haman teramat dipercaya oleh Fir'aun.
     Informasi al-Qur'an identik dengan Batu Rosetta.  Inskripsi tersebut mewartakan bila Haman merupakan ketua proyek konstruksi pekerja batu pahat.  Ia berpredikat Kepala Pematung, titel terhormat di Mesir klasik.  Sementara al-Qur'an mengesahkan Haman sebagai arsitek.
     Haman versi al-Qur'an didukung artefak purbakala.  Tidak disangsikan bahwa Haman di Mesir termaktub sebagai tokoh historis dari saga spektakuler.

Tower Angkasa
     Al-Qur'an enam kali menyebut nama Haman.  Kendati al-Qur'an tak rinci menerangkan biodata Haman, namun, dapat dipastikan ia sangat dekat dengan Fir'aun.  Haman juga berkolaborasi dengan Qarun, taipan yang diangkat sebagai bendahara kerajaan Mesir.
     Trio ini mampus mengenaskan.  Fir'aun bersama Haman tewas akibat tenggelam di Laut Merah.  Sedangkan Qarun ditelan Bumi.  Koalisi tiga serangkai ini pun khatam.
     Ada dua narasi besar perihal Haman di al-Qur'an.  Pertama, ia begitu benci kepada Nabi Musa dan umatnya.  Kedua, Haman merupakan figur di balik pembangunan Menara Langit.
     Saya menerjemahkan صَرۡحًا (bangunan tinggi) di surah al-Qashas ayat 38 serta surah al-Gafir ayat 36 dengan Menara Langit.  Sebab, tujuan Fir'aun mendirikannya yakni untuk melihat Tuhan.  Dari mercu itu, Fir'aun berimajinasi tiba di jalan yang mengarah ke pintu-pintu langit demi menatap Tuhan.
     Apakah Piramida adalah Menara Langit?  Di Edfu yang berlokasi di tepi Barat sungai Nil, ditemukan tujuh Piramida berundak.  Piramida bertingkat ini tidak punya ruang di bagian dalam.  Maklum, bukan pusara raja.
     Piramida berjenjang ini laksana berhias kornis, tonjolan pada tembok.  Hingga, tampak mirip tangga raksasa.  Arkeolog menduga kalau situs berundak ini dibangun agar sang prabu baginda Mesir leluasa naik guna mengintip aktivitas Ra, Dewa Matahari.
     Mungkinkah Piramida bertingkat ini Menara Langit yang dibangun Haman pada 40 abad silam?  Sengaja dibuat berjenjang supaya memudahkan Fir'aun memanjat ke puncak bangunan untuk mengamati Tuhan yang disembah Nabi Musa.
     Sayang sekali bahwa Piramida berlenggek ini cuma bertinggi 13 meter.  Bandingkan dengan Piramida Agung Giza yang tingginya 146,609 meter.  Piramida terbesar ini menjadi konstruksi tertinggi di dunia buatan manusia sampai abad pertengahaan.  Rekornya tumbang pascapembangunan gereja Lincoln di Inggris pada 1311.
     Ada sebuah lagi Piramida dengan gatra bersusun.  Terletak di Saqqara, 20 km dari arah Barat Laut Kairo.  Tingginya 60 meter dengan dasar persegi 120 meter kali 108 meter.  Sisi masing-masing mencapai 63 meter.  Piramida ini berselubung batu kapur tura.
     Tugu arsitektural tersebut masyhur sebagai Piramida Tangga.  Didirikan oleh Djoser yang bernama asli Netjerykhet.  Kaisar ini berkuasa selama dinasti ketiga Mesir.  Piramida Tangga dibangun dengan campuran batu dan tanah liat yang mencapai 330.400 meter kubik.
     Substruktur Piramida Tangga memiliki sistem terowongan.  Koridor itu membentuk labirin dengan panjang sekitar 5,5 km.  Bagian poros tengahnya sedalam 25 meter dengan lebar delapan meter.  Di bagian Timur Piramida Tangga, ada kuburan.  Ditemukan bangkai-bangkai manusia, termasuk wanita berusia 18 tahun.  Sementara mumi Djoser raib digondol maling.
     Elok dipastikan jika Piramida Tangga bukan Mercu Cakrawala buatan Haman.  Soalnya, ada makam?  Di mana sesungguhnya Menara Langit?
     Seorang kapten angkatan laut Denmark bernama Frederic Norden punya diari yang digubah pada tarikh 1737.  Ia berpendapat dalam buku Travels in Egypt and Nubia bahwa ada empat Piramida di dataran tinggi Giza, bukan tiga (Piramida Khufu, Piramida Khafre serta Piramida Menkaure).  Piramida keempat tersebut agak hitam dengan pucuk kuning.  Letak Piramida ini menjorok ke tengah di antara tiga Piramida.
     Frederic Norden tak berhalusinasi atau menilik fatamorgana di gurun.  Pasalnya, ada penulis lain yang membenarkan.  Piramida hitam itu disembunyikan atau gaib dari sejarah pada akhir abad ke-18.
     Setelah 4.022 tahun Haman membangun Menara Langit, kita pun tergoda mencarinya.  Menemukan situs primitif nan fantastis di masa Fir'aun bakal berdampak besar bagi peradaban manusia.  Teknologi konstruksi ala Haman akan mempengaruhi konsep arsitektur futuristis di periode milenium ketiga.
     Menara Langit merupakan puncak prestasi manusia dalam konstruksi bangunan dari jejak historis tempo dulu.  Tower Angkasa tiada lain jembatan antara Bumi dengan langit.  Di era tersebut, penduduk Mesir tidak mengenal tuhan kecuali Fir'aun.  "Saya tak mengetahui ada Tuhan bagi kalian selain aku" (al-Qashash: 38).  Siapa yang mencoba menyembah Ra, Dewa Matahari pemilik sungai Nil, bakal disembelih oleh "detasemen khusus 28.4".
     Tatkala Nabi Musa muncul kembali di istana bakda hijrah ke Madyan di negara bagian Ma'an di negeri Syam.  Fir'aun sontak murka, tersinggung sekaligus penasaran.  Maklum, Nabi Musa datang dengan agenda ukhrawi.  Ia membawa risalah dari Allah, Tuhan Tertinggi yang bersemayam di langit.
     "Fir‘aun bertitah, "Hai Haman!  Buatkan untukku sebuah menara agar saya tiba di jalan yang menuju ke pintu-pintu langit untuk melihat Tuhan yang disembah Nabi Musa" (al-Gafir: 36).


Senin, 03 Oktober 2022

Hadis Saintifik The Next Level



 

Hadis Saintifik: The Next Level
Oleh Abdul Haris Booegies


     Show of force pertama dalam Islam dilakukan oleh Abdullah bin Mas'ud.  Walau berpostur kecil, namun, nyalinya sekokoh bukit Tsur (جبل ثور).
     Demonstrasi tunggal Ibnu Mas'ud di sisi Kabah yaitu menggemakan firman-firman Allah.  Ini pembacaan kedua ayat al-Qur'an di depan khalayak setelah sebelumnya pernah dilakukan oleh Maharasul Muhammad.  Dengan suara melengking, Ibnu Mas'ud melantunkan surat ar-Rahman.
     Warga Mekah yang lalu-lalang terhenti sejenak.  Berkerumun mencari tahu apa gerangan yang digaungkan oleh Ibnu Mas'ud, orang keenam yang masuk Islam.
     Para senator Mekah yang tengah bertukar pikiran di Dar an-Nadwah, turut melongok.  Amru bin Hisyam bin Mughirah (Abu Jahal) yang merupakan anggota senat, otomatis geram.
     Abu Jahal tergopoh mendekat ke Kabah.  Ia menggampar sampai ludes Ibnu Mas'ud.  Abu Jahal juga menghinanya sebagai tukang angon ternak.
     Ibnu Mas'ud kemudian meninggalkan Kabah menuju Dar al-Arqam.  Ia bonyok gara-gara dibombardir tinju oleh sejumlah penggawa Quraisy.  Ibnu Mas'ud berjalan gontai dengan mulut berdarah, muka lebam sekaligus kepala benjol-benjol.  Fisiknya dilukai, harga dirinya dinistai.
     Berbilang tahun berlalu.  Tatkala sang Surya tergelincir dari pucuk langit, terlihat pasukan Mekah kocar-kacir di perang Badar.  Mereka berhamburan menyelamatkan diri.  Di momen krusial tersebut, Ibnu Mas'ud melacak jejak Abu Jahal.  Cukup sulit menemukannya.  Soalnya, debu maupun ceceran darah menutup jasad korban perang.
     Ibnu Mas'ud memeriksa beberapa tubuh lunglai serdadu Mekah.  Ia mengecek lutut sejumlah korban.  Ibnu Mas'ud paham bahwa di lutut Abu Jahal ada bekas luka.  Ketika bocah, Abu Jahal memprovokasi Rasulullah sampai terjadi adu jotos.  Abu Jahal kalah, lututnya koyak.
     Ibnu Mas'ud akhirnya menemukan Abu Jahal yang sekarat.  Perutnya sobek disabet oleh dua remaja Medinah.  Kakinya buntung pula karena ditebas.  Kedua pemuda Anshar itu geram atas tindak-tanduk Abu Jahal terhadap kaum Muslim di Mekah.  Kini, keadaan berbalik.  Abu Jahal teronggok kuyu sembari terengah-engah menanti ajal.  Sementara Ibnu Mas'ud berdiri gagah dengan pedang terhunus.
     "Rupanya kamu si penggembala kambing", ujar Abu Jahal dengan sinis seraya memicing akibat paparan sinar Matahari.
     Ibnu Mas'ud lantas menginjak leher Abu Jahal.  Pedang di tangannya kemudian diayun untuk menetak leher dedengkot antagonis Mekah tersebut.  Sekali penggal, kepala Abu Jahal sontak menggelinding.
     Ibnu Mas'ud lantas memungut kepala Abu Jahal.  Memboyongnya ke markas komando tentara Medinah.  Prajurit-prajurit Islam yang melihat Ibnu Mas'ud menenteng kepala Abu Jahal sekonyong-konyong memberi jalan.  Ibnu Mas'ud bukan manusia sembarang.  Ia tergolong kalangan VIP di kawasan ring 1 Medinah.
     Sebuah hikayat terlampir.  Kala Maharasul Muhammad memandang kepala Abu Jahal, ia pun berfatwa.  "Inilah Fir'aun umat ini".
     Benarkah Rasulullah mengatakan "inilah Fir'aun umat ini"?  Narasi ini tak pernah terdengar sewaktu Maharasul Muhammad masih hidup.  Ada yang menyelundupkan diksi dusta ini pascawafat sang Nabi.  Tiada data primer, siapa gerangan pemalsu ucapan Rasulullah.  Apakah Abu Ubaidah yang dibalut euforia atas heroisme Ibnu Mas'ud yang membabat mampus Abu Jahal atau ada oknum lain.
     Abu Jahal tidak selevel Fir'aun.  Kalau nama Abu Jahal disebut di Amerika, niscaya orang bingung.  Siapa dia?  Berbeda jika Pharaoh (فرعون) ditanyakan.  Warga Amrik pasti mengenalnya sebagai musuh bebuyutan Nabi Musa al-Qawiyyu.
     Fir'aun merupakan kaisar Mesir.  Sedangkan Abu Jahal cuma senator dari klan Quraisy.  Fir'aun memimpin negara superpower.  Sementara Abu Jahal hanya hulubalang Mekah.  Fir'aun memiliki militer terkuat di dunia dengan 600 ribu laskar.  Sedangkan Abu Jahal cuma memimpin seribu satpam tak terlatih di perang Badar.  Keduanya beda kelas.  100 persen tidak sepadan.  Tak pantas Abu Jahal disebut Fir'aun umat ini.

Hadis Bajakan
     Ratusan ribu hadis artifisial (maudhu) menyelinap masuk ke khazanah Islam.  Ini terkadang rumit dideteksi.  Musababnya, materi (matan) hadis imitasi sepintas bisa dicerna akal waras.  Umpamanya, "Melawan hawa nafsu merupakan jihad akbar".  "Tidur orang berpuasa adalah ibadah, diamnya tasbih dan doanya dikabulkan".  Hadis palsu lain yakni; "Maharasul Muhammad berbuka puasa dengan doa: Allahumma laka shumtu wa ala rizqika afthartu fataqabbal minni.  Innaka anta samiul alim".
     Beberapa Hadis gadungan enteng diidentifikasi lantaran vulgar sekali.  Sebagai misal, "terung merupakan tumbuhan yang pertama kali beriman kepada Allah".  Hadis jadi-jadian perihal terung (Solanum melongena) bukan hanya satu, melainkan empat.  Satu lagi di antaranya, "terung berkhasiat sesuai niat orang yang memakannya".
     Sesudah diusut, ternyata pembuat "hadis" ini adalah penjual sayur di pasar.  Ini semacam advertorial untuk mengerek dagangannya supaya laris-manis.
     Hadis ilegal yang acap terdengar ialah "kenakan cincin karena dapat menghilangkan kemiskinan".  Patut diduga tanpa bimbang, "hadis" ini diproduksi oleh pengecer cincin.
     "Pakailah cincin akik karena membawa berkah".  Hadis super palsu ini bersumber dari Ya'qub bin al-Walid al-Madani.  Makhluk ini terkenal doyan bohong.
     Jumlah hadis delusif tidak terbilang tak terhitung.  Ini terpantau dari jerih-payah Ahmad bin Hanbal (Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal bin Asad bin Idris).  Ia menghimpun satu juta Hadis.  Setelah mengonfirmasi keabsahannya, Ahmad cuma mengakui 30 ribu Hadis.  Sisanya maudhu serta dhaif (lemah).  Abu Dawud (Sulaiman bin al-Asy'as bin Ishak bin Basyir bin Syidad bin Amar al-Azdi as-Sijistani) mengumpulkan 500 ribu Hadis.  Sesudah dipilah, tersaring 4.800.  Muslim (Abu Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi an-Naisaburi) merangkum 300 ribu Hadis, yang terverifikasi 4.000.  Bukhari (Abu Abdullah Muhammad bin Ismail al-Bukhari) mengklasifikasi sekitar 600 ribu Hadis.  Setelah divalidasi, ia hanya menetapkan 2.761.

Mujizat Ilmiah
     Tiada seorang tahu kapan terjadi Kiamat.  Biarpun demikian, ada sinyal yang ternukil sebagai bentuk kewaspadaan bila Kiamat sudah dekat.
     Rasulullah bertitah.  "Kalau gunung-gemunung di Mekah berlubang".
     Para sahabat pasti tercengang.  Apa maksud bukit berlubang.  Apakah orang-orang menggalinya untuk membuat sumur atau mencari sesuatu.
     14 abad berselang, kaum Muslim pun takjub.  Kiranya yang dimaksud jabal berlubang yaitu terowongan yang menembus gunung.
     Mekah dikenal sebagai kota terowongan.  Maklum, ada sekitar 60 terowongan untuk kendaraan dan pejalan kaki.  Terowongan yang dibangun Kerajaan Saudi inilah yang sesungguhnya menjadikan Kiamat kian dekat.
     Maharasul Muhammad bersabda bahwa Kiamat bakal terjadi jika as-sa'ah (الساعة) telah membentangkan bayangan.  Hatta, bayang-bayang Kabah tidak tampak.
     As-sa'ah dalam bahasa Arab bermakna "jam", "waktu" serta "Kiamat".  Di depan pintu utama Masjid al-Haram, terpancang kompleks Abraj al-Bait (ابراج البيت) setinggi 601 meter.
     Sebuah gedung di Abraj al-Bait menjulang jangkung dengan nama Makkah Royal Clock Tower.  Di menara Makkah Royal Clock Tower, tersisip lonceng (clock) yang tiga kali lebih besar dari Big Ben di London.
     Penunjuk waktu di pagoda Makkah Royal Clock Tower ini membuat insan agamawi bergidik.  Sebab, selaras Hadis bahwa Hari Akhir akan terjadi bila as-sa'ah (clock) sudah menghamparkan bayangan ke Baitullah.  Bayang-bayang Makkah Royal Clock Tower, tentu membuat bayangan Kabah tak terlihat.
     Kondisi di Mekah sekarang bukan sebuah kebetulan.  Semua segaris-lurus dengan agenda bahwa Akhir Zaman makin nyata.  Fakta di balik Hadis Kiamat tidak tersembunyi meski mata terpejam.
     Dalam sebuah Hadis, diinformasikan tentang pintu Surga.  "Jarak antara dua pintu Surga (sebuah jalan masuk dengan dua daun pintu) setara jarak Mekah dengan Hajar atau Mekah dengan Bushra".
     Ini Hadis shahih yang diriwayatkan Abu Hurairah (Abdur Rahman bin Shakhir al-Azdi).  Sementara Hadis dari Bukhari menandaskan bahwa ada delapan pintu di Surga.
     Hadis "pintu sejauh Mekah-Hajar atau Mekah-Bushra" ini tak begitu menggemparkan.  Sampai akhirnya Syekh Abdul Majid az-Zindany mengumumkan sebuah mukjizat saintifik pada 2012.
     Setelah melakukan kalibrasi dengan aplikasi Google Maps, tersua kalau jarak dari Mekah ke Hajar atau Mekah ke Bushra sama-sama menunjukkan angka 1.272 km.
     Google Maps membuktikan kebenaran ilmiah sebuah Hadis.  Mekah yang tandus di abad ke-7 belum mengenal Global Positioning System (GPS), metode navigasi berbasis satelit.  Penduduk Mekah juga tidak membayangkan ada terowongan.  Bahkan, tak terpikir ada bangunan yang lebih tinggi dari gunung sampai menutup bayangan Baitullah.
     اِنۡ هُوَ اِلَّا وَحۡىٌ يُّوۡحٰىۙ‏  "Segala tutur Maharasul Muhammad (al-Qur'an dan Hadis) tiada lain petunjuk dari Allah yang diwahyukan" (an-Najm: 4).


Amazing People