Santri IMMIM era 80-an rata-rata kurus. Soalnya, tiap makan jatah cuma satu piring nasi tanpa tambahan. Kendati belum kenyang, namun, santri selalu ceria. Sebab, terus-menerus bersama sesama rekan selama 24 jam sehari. Kebersamaan inilah yang menyegarkan otak, membangun solidaritas sekaligus meredam stres selama di kampus.
Abdul Haris Booegies

Tidak ada komentar:
Posting Komentar